Sukses Tingkatkan Pertanian, Bupati Bojonegoro Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI

IMG

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Penghargaan bergengsi ini diberikan atas jasa dan kontribusi besar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional yang diselenggarakan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

“Alhamdulillah, penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakat dan petani yang telah berjuang bersama meningkatkan produksi hasil pertanian. Ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi luar biasa dari semua pihak,” ujar Bupati.

Menurut Bupati, penghargaan tersebut bukanlah pencapaian personal, melainkan simbol keberhasilan kolektif seluruh elemen masyarakat di Bojonegoro. Tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya menjadi momentum bagi Bojonegoro untuk naik kelas. Tidak sekadar mempertahankan status sebagai lumbung pangan, Bojonegoro kini bersiap melakukan transformasi besar dalam tata kelola pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.

Dalam rincian strateginya, Bupati Wahono memfokuskan empat pilar utama pembangunan pertanian ke depan:

1. Penguatan Manajemen Air: Memastikan ketersediaan air yang stabil sepanjang musim melalui infrastruktur irigasi yang presisi.

2. Inovasi Bibit Unggul: Mendorong penggunaan varietas yang tahan hama dan memiliki produktivitas tinggi.

3. Perluasan Lahan: Optimalisasi lahan potensial untuk meningkatkan kapasitas produksi daerah.

4. Peningkatan Produktivitas Strategis: Memfokuskan pada komoditas unggulan yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

Lebih dari sekadar angka produksi, Bupati berharap apresiasi dari Presiden RI ini menjadi bahan bakar motivasi bagi jajaran pemerintah daerah untuk lebih hadir di tengah petani.

“Fokus kami bukan hanya soal seberapa banyak gabah yang dihasilkan, tapi seberapa sejahtera petani yang menanamnya. Kami ingin memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan dan berkontribusi nyata bagi kedaulatan pangan nasional,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

39d83587 92e9 4a9c a14a e1ef1b441938 Sedang
B8acb486 e437 4b2f 988b c14617547cfe Sedang
Fa3c63c1 18a3 4525 bec8 069247238459 Sedang
Af22225c a180 4a93 bc34 7d04804793ee Sedang