Hari Disabilitas Internasional, Siswa SLB Pamer Karya di Pendopo Malowopati Bojonegoro

160584 11zon

Bojonegoro – Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Pendopo Malowopati Bojonegoro, menjadi ruang kreativitas luar biasa bagi para penyanang disabilitas. Mereka menggelar pameran dadakan atas karya mereka. Acara yang tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga merayakan pengakuan atas keberadaan dan kontribusi mereka. (2/11/2025)

Aura kebahagiaan terpancar jelas dari para guru dan peserta pameran. Salah satu yang paling antusias adalah Yayuk Martasari, guru dari SLB Kalirejo, Kecamatan Ngraho. Yayuk menceritakan bagaimana ia dan rekan-rekannya berupaya keras menggali potensi unik dari setiap anak didiknya.

“Kami memperkenalkan karya anak didik kami, yaitu produk fashion seperti batik tulis, outer, dan daster,” ujar Yayuk dengan mata berbinar bangga. Ia menambahkan bahwa karya-karya ini bahkan pernah mengharumkan nama sekolah dengan mengikuti lomba tata busana.

Tidak berhenti di sana, Yayuk juga menyoroti upaya kolaboratif yang mereka jalin dengan dunia usaha lokal. Mengingat Ngraho dikenal sebagai sentra kerajinan tunggak kayu jati, SLB Kalirejo memanfaatkan peluang ini.

“Kami berusaha membantu para anak didik untuk mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki, seperti menghaluskan produk kayu jati yang masih kasar,” jelasnya. Ini adalah bentuk nyata dari pendidikan vokasi yang mempersiapkan mereka untuk mandiri.

Namun, di balik karya yang indah, terdapat perjuangan dan tantangan yang memerlukan kesabaran ekstra, khususnya bagi anak-anak dengan hambatan belajar. Yayuk berbagi pengalaman bahwa anak-anak ini memerlukan pekerjaan yang dilakukan secara terus-menerus, tetapi hanya satu pekerjaan spesifik yang dapat mereka kuasai.

Tantangan terbesarnya adalah pada momen kejenuhan. “Ada momen mereka jenuh, maka kami harus berhenti dulu untuk menunggu mood-nya kembali baik lagi,” kata Yayuk.

Pameran ini menjadi penanda penting bagi seluruh komunitas disabilitas. Bagi Yayuk dan anak didiknya, kehadiran mereka di Pendopo Malowopati adalah sebuah kemenangan emosional. “Dengan adanya pameran karya para disabilitas ini, kami merasa sangat senang,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9a0cac90 fa7c 4f85 a68f 11a8b8f44522 Sedang
F050db17 edca 456a 9432 0ac452600e00 Sedang
E02cc573 b24f 4b5b 8c13 13bdf5e75487 Sedang
Dc867828 0193 4a46 8901 da7c7ef02422 Sedang