Isu Kenaikan Harga BBM Picu Antrean Panjang di Sejumlah SPBU Bojonegoro

Aa350487 9d46 4741 a7bb 35b21764e748 Sedang

Bojonegoro — Antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Bojonegoro hingga sore tadi. Kondisi ini dipicu oleh beredarnya isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang ramai dibicarakan di media sosial.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa mulai 1 April 2026, harga BBM akan mengalami kenaikan signifikan. Dalam sejumlah unggahan, disebutkan harga BBM jenis Petalite akan naik menjadi Rp14.000 per liter, Bio Solar Rp9.500 per liter dan Petamax mencapai Rp16.500 per liter.

Kabar tersebut sontak memicu kepanikan masyarakat. Banyak warga memilih mengantre lebih awal untuk mengisi bahan bakar, guna mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga. (31/3/2026)

Menanggapi hal tersebut, Area Manager Communication, Relations dan CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai perubahan harga per 1 April 2026,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. masyarakat bisa mengakses informasi resmi terkait harga BBM hanya melalui kanal resmi Pertamina.

“Dapatkan informasi valid harga BBM Pertamina melalui saluran resmi, seperti website www.pertamina.com,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pertamina juga mendukung imbauan pemerintah agar masyarakat menggunakan energi secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Situasi antrean di SPBU diharapkan segera kembali normal seiring dengan klarifikasi resmi dari Pertamina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9a0cac90 fa7c 4f85 a68f 11a8b8f44522 Sedang
F050db17 edca 456a 9432 0ac452600e00 Sedang
E02cc573 b24f 4b5b 8c13 13bdf5e75487 Sedang
Dc867828 0193 4a46 8901 da7c7ef02422 Sedang