Kebun Alpukat Wonocolo-Bojonegoro Jadi Destinasi Wisata yang Menarik

DmmHb3yn62KwB7Nm

Bojonegoro – Kebun Alpukat Wonocolo menjadi salah satu destinasi wisata andalan Bojonegoro. Pengunjung tak hanya disuguhi alam asri, tapi juga agrowisata yang menarik. Apalagi alpukat bisa langsung dipetik dari pohonnya.

Pengelola kebun alpukat yang ada di Desa Wonocolo Kecamatan Kedewan, Amin, menjelaskan bahwa kebun alpukat ini mulai ditanam pada tahun 2018. Artinya kini kebun yang cukup luas ini telah berusia 7 tahun.

“Alpukat lokal di sini bisa berbuah hingga 1 kwintal per pohon, sedangkan alpukat aligator bisa mencapai 50 kilogram per pohon,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Amin menjelaskan perawatan alpukat tidak sulit. Hanya memerlukan pupuk organik dan pupuk kandang. Saat ini, kebun alpukat Wonocolo memiliki sekitar 1.000 pohon yang ditanam di atas lahan 10 hektare.

“Selain menjual buah alpukat, kebun ini juga menjual bibit alpukat jenis wina, aligator, juga markus, baik setekan maupun biji, mulai dari harga Rp 50.000 hingga Rp 250.000,” ungkapnya.

Amin menjelaskan selain menjual ke toko buah, kebanyakan pembeli langsung datang ke kebun, termasuk rombongan KPU Jawa Timur yang pernah berkunjung. Pohon alpukat di Wonocolo berbuah setiap bulan, namun panen raya biasanya terjadi pada bulan Januari hingga Februari.

“Saat ini kita jual Rp25.000 per kilogram, namun bisa naik turun tergantung musim, paling mahal biasanya dampai Rp35.000 per kilogram,” kata Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9a0cac90 fa7c 4f85 a68f 11a8b8f44522 Sedang
F050db17 edca 456a 9432 0ac452600e00 Sedang
E02cc573 b24f 4b5b 8c13 13bdf5e75487 Sedang
Dc867828 0193 4a46 8901 da7c7ef02422 Sedang