Wajah Baru Alun-Alun Bojonegoro Siap Hadirkan 8 Fasilitas Modern

IMG 1903 Sedang

Bojonegoro – Penataan sejumlah ruang publik di Kabupaten Bojonegoro masih berjalan. Salah satunya adalah rehabilitasi alun-alun. Pembangunan tahap I di 2026 fokus pengerjaan sisi utara alun-alun, sedangkan tahap II menyasar sisi selatan direncanakan berlanjut pada 2027.

Luas lahan sisi utara yang direhabilitasi yaitu seluas 43.130 m². Sedangkan untuk ruang terbuka hijau (RTH) yang dipersiapkan seluas 18.073 m². Nantinya, kawasan ini akan dilengkapi dengan delapan fasilitas publik modern yang ramah untuk masyarakat. Meliputi panggung dan kantin yang dirancang dua lantai semi basement dengan 16 kios.

Selain itu ada area gym outdoor, taman air, dua area playground, area senam, dan shelter (tempat duduk) di sisi barat laut. Fasilitas sanitasi juga menjadi perhatian utama melalui penyediaan sarana toilet umum yang memadai. Terdiri dari 7 toilet pria, 11 urinoir, dan 14 toilet wanita.

“Tahap I di 2026 ini sisi utara saja. Jadi diharapkan alun-alun akan jadi ruang publik bagi masyarakat semua. Rencananya ada ruang bermain dan taman air atau water playground,” ujar Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKP CK) Kabupaten Bojonegoro Satito Hadi.

Ruang publik, lanjut dia menjadi elemen esensial dari kehidupan perkotaan. Keberadaannya tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul tapi juga sebagai ruang interaksi dan aktivitas sosial masyarakat, ruang olahraga dan rekreasi, serta ruang ekspresi seni dan budaya lokal. Ruang publik juga berperan sebagai penggerak aktivitas ekonomi masyarakat, ruang terbuka hijau dan pengingkatan kualitas lingkungan, serta sebagai identitas dan wajah kawasan perkotaan.

Melalui penataan Alun-Alun ini, Kabupaten Bojonegoro diharapkan memiliki ruang publik yang lebih menarik, inklusif, dan berdaya saing. Selain memanjakan masyarakat dengan fasilitas rekreasi, hadirnya penataan ini juga memberikan ruang khusus bagi para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk terus berkembang, sehingga perputaran ekonomi dan identitas budaya lokal di Bojonegoro dapat semakin terlihat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9a0cac90 fa7c 4f85 a68f 11a8b8f44522 Sedang
F050db17 edca 456a 9432 0ac452600e00 Sedang
E02cc573 b24f 4b5b 8c13 13bdf5e75487 Sedang
Dc867828 0193 4a46 8901 da7c7ef02422 Sedang