Bangun Harmoni untuk Majukan Desa, Bupati Bojonegoro Resmi Lantik Tiga Kepala Desa Hasil PAW

IMG 0176 Sedang

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga Kepala Desa (Kades) hasil Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) tahun 2026. Prosesi berlangsung khidmat yang berlangsung di Pendopo Malowopati Kabupaten Bojonegoro, Rabu (29/04/2026).

Tiga Kepala Desa yang dilantik adalah Tohir sebagai Kepala Desa Ketileng, Kecamatan Malo; Eki Sarifudin Rohmanto sebagai Kepala Desa Kalicilik, Kecamatan Sukosewu; Sumi sebagai Kepala Desa Purworejo, Kecamatan Padangan.

Saat sambutan, Bupati Setyo Wahono memberikan pesan mendalam kepada para pemimpin desa yang baru saja mengucap sumpah. Ia menegaskan bahwa jabatan yang kini diemban bukanlah alat untuk menunjukkan kekuatan, melainkan sebuah tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat.

“Saya ucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu Kepala Desa terpilih. Perlu diingat, jabatan ini bukan soal kekuasaan, melainkan soal amanah dan tanggung jawab. Ini adalah bentuk pengabdian,” tegasnya.

Bupati menyadari bahwa dinamika politik di tingkat desa pasca pemilihan seringkali menyisakan perbedaan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta para Kades terlantik untuk segera melakukan rekonsiliasi dan merangkul seluruh elemen desa, mulai dari perangkat desa, BPD, hingga warga yang sebelumnya berbeda pilihan.

“Tugas pertama adalah membangun harmoni. Bapak dan Ibu tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat dan sinergi dengan BPD. Lapangkan dada, rangkul semuanya demi kemajuan desa,” tambahnya.

Mengingat masa jabatan Kades PAW ini merupakan penerus dari periode yang sedang berjalan (kurang lebih 2 tahun), Bupati meminta agar para Kades segera tancap gas dalam penyusunan dan pengelolaan APBDes. Ia juga mewanti-wanti agar penggunaan Dana Desa (DD) dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bijak, terutama di tengah kondisi anggaran yang cukup menantang.

“Gunakan Dana Desa dengan bijak. Hindari penyalahgunaan wewenang. Di masa transisi ini, kita butuh gotong royong dan inovasi untuk menggali potensi desa agar PADesa bisa meningkat,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh Kades untuk menyukseskan program-program pembangunan, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di Bojonegoro sangat bergantung pada soliditas pemerintah di tingkat desa.

Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Asisten I Setda, Staf Ahli, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta tokoh masyarakat dari masing-masing kecamatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9a0cac90 fa7c 4f85 a68f 11a8b8f44522 Sedang
F050db17 edca 456a 9432 0ac452600e00 Sedang
E02cc573 b24f 4b5b 8c13 13bdf5e75487 Sedang
Dc867828 0193 4a46 8901 da7c7ef02422 Sedang