Kapolres Bojonegoro Tekankan Polwan Jaga Etika dan Kehormatan Institusi

2c0f2bdf 586c 4823 8226 7470481c2962 Sedang

Bojonegoro – Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty, S.I.K., M.H. memberikan arahan kepada Polisi Wanita (Polwan) Polres Bojonegoro di Aula Lantai 2 Mapolres Bojonegoro, Rabu (19/8/2026).

Dalam arahannya, Kapolres Bojonegoro menekankan pentingnya profesionalitas, keterampilan, integritas, dan etika sebagai landasan personel dalam menjalankan tugas serta menjaga kehormatan institusi Polri.

AKBP Yenni Diarty mengingatkan bahwa setiap personel Polwan diharapkan mampu mencerminkan nilai Esthi Bhakti Warapsari, yang dimaknai sebagai wanita pilihan yang mengabdikan dirinya dalam pelaksanaan tugas. Nilai tersebut harus diwujudkan melalui pengabdian yang dilandasi kesederhanaan, kegunaan, kebesaran jiwa, kewibawaan, serta kemampuan mengamalkan ilmu pengetahuan dalam pelaksanaan tugas.

AKBP Yenni juga menekankan tiga pegangan utama dalam pengembangan diri dan dunia kerja, yakni Knowledge, Hard Skill, dan Attitude. Pengetahuan menjadi dasar dalam memahami tugas, keterampilan teknis menunjang profesionalitas, sementara sikap mental menjadi cerminan karakter dan integritas seorang anggota Polri. Ketiganya harus berjalan seimbang agar setiap personel mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Knowledge, Hard Skill, dan Attitude harus dimiliki dan dikembangkan secara seimbang. Seorang anggota Polri tidak cukup hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga harus memiliki sikap mental serta etika yang baik dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesan Yenni.

Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan seluruh Polwan untuk menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik pribadi maupun institusi Polri. Menurutnya, setiap personel memiliki tanggung jawab untuk menjaga marwah kepolisian melalui sikap, ucapan, dan tindakan, baik ketika sedang menjalankan tugas maupun saat berada di lingkungan masyarakat.

“Saya berharap para Polwan Polres Bojonegoro menghindari pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri. Jaga kehormatan diri dan institusi, serta tunjukkan bahwa Polwan mampu menjadi sosok yang profesional, berintegritas dan dapat dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Mengakhiri arahannya, AKBP Yenni mengajak seluruh Polwan untuk terus meningkatkan etika yang selama ini telah berjalan baik. Menurutnya, menjadi anggota Polri berarti membawa nama institusi dalam setiap perilaku, sehingga standar etika harus terus dijaga dan ditingkatkan.

“Mari kita meningkatkan etika yang sebelumnya sudah baik untuk semakin baik lagi sebagai seorang Polri, baik saat berseragam maupun tidak berseragam. Jadikan sikap dan perilaku sebagai cerminan kehormatan institusi,” pungkas orang nomor satu di jajaran Polres Bojonegoro ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9a0cac90 fa7c 4f85 a68f 11a8b8f44522 Sedang
F050db17 edca 456a 9432 0ac452600e00 Sedang
E02cc573 b24f 4b5b 8c13 13bdf5e75487 Sedang
Dc867828 0193 4a46 8901 da7c7ef02422 Sedang